BANGKA BELITUNG ][ cyberoers.id – Bulan suci Ramadan selalu menghadirkan banyak cerita tentang kepedulian dan kebersamaan. Di tengah suasana penuh berkah ini, jajaran pengurus Lembaga Investigasi Negara (LIN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berinisiatif menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan bagi anak yatim-piatu dan kaum duafa.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026 di Sekretariat DPD LIN Babel. Bagi anak-anak yatim yang hadir, acara ini bukan sekadar berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi momen merasakan perhatian, kasih sayang, dan kebersamaan di bulan yang penuh rahmat.
Ketua DPD LIN Babel Ahmad Bustani mengatakan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat untuk menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi mereka yang membutuhkan.
“Ramadan adalah waktu terbaik untuk berbagi. Kami ingin anak-anak yatim merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ada banyak orang yang peduli dan ingin melihat mereka tersenyum,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, panitia tidak hanya menyiapkan hidangan berbuka puasa, tetapi juga paket sembako dan santunan yang diharapkan dapat membantu kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat.
Ketua Umum DPP LIN Robi Irawan Wiratmoko menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga oleh setiap organisasi.
“Anak yatim memiliki tempat yang sangat istimewa dalam ajaran agama. Menyantuni mereka bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang menumbuhkan empati dan kepedulian,” katanya.
Hal senada juga disampaikan Sekretaris Jenderal DPP LIN Antoni Fane, yang berharap kegiatan tersebut bisa menjadi tradisi tahunan yang terus berkembang.
“Semoga melalui kegiatan ini kita bisa menebar kebahagiaan, sekecil apa pun bentuknya. Kadang, senyum anak-anak itu jauh lebih berharga dari apa pun yang kita berikan,” ujarnya.
Melalui kegiatan buka puasa dan santunan ini, keluarga besar LIN Babel berharap Ramadan tahun ini tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga menjadi ruang berbagi kasih kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan kepedulian dari sesama.
Di penghujung acara nanti, doa bersama akan dipanjatkan, dengan harapan keberkahan Ramadan membawa kebaikan bagi semua pihak yang terlibat.
Karena bagi sebagian anak yatim, satu perhatian kecil bisa menjadi kebahagiaan yang sangat besar.(LIN)













