Gubernur Yulius Selvanus Komaling Tinjau Gedung KONI Manado Rusak Parah Pascagempa 7,6 M

MANADO][cyberpers.id– Pascagempa bumi berkekuatan 7,6 magnitudo yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Rabu (2/4/2026), Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, bergerak cepat meninjau sejumlah lokasi terdampak.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Gedung KONI Sario, Manado, yang dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Dalam peninjauan langsung di lokasi, terlihat sebagian struktur bangunan mengalami keruntuhan akibat kuatnya guncangan gempa.

Insiden tersebut juga menimbulkan korban jiwa, yakni seorang lansia bernama Deitje Lahia (69), yang tertimpa reruntuhan bangunan.

Gubernur menyampaikan duka cita mendalam atas korban meninggal dunia serta menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat fungsi strategis gedung tersebut dalam mendukung kegiatan olahraga dan pembinaan sumber daya manusia.

“Kejadian ini menjadi perhatian serius kita bersama. Gedung ini memiliki peran penting bagi aktivitas olahraga dan pembangunan SDM di daerah,” ujar Gubernur di lokasi kejadian.

Ia juga mengungkapkan telah melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi struktur bangunan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk tim teknis, dinas terkait, dan aparat keamanan.

“Saya sudah meninjau langsung dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Komitmen kami jelas, proses perbaikan dan pemulihan akan segera dilakukan agar gedung ini bisa kembali dimanfaatkan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa aspek keselamatan dan keamanan akan menjadi prioritas utama dalam proses rehabilitasi.

Pemerintah memastikan setiap tahapan perbaikan akan mengacu pada standar konstruksi yang ketat guna mencegah risiko serupa di masa mendatang.

“Kami pastikan keamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama. Perbaikan akan dilakukan secepat mungkin, namun tetap mengedepankan kualitas,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga memastikan akan terus memantau perkembangan proses penanganan serta percepatan pemulihan fasilitas umum yang terdampak gempa, demi menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.
(zakharia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *