SAMPANG ][ cyberpers.id — Genap satu tahun memimpin, Kapolres Sampang AKBP Hartono menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan melalui pendekatan yang menggabungkan ketegasan hukum dan humanisme. Di wilayah yang kerap disebut rawan konflik sosial dan kriminalitas, strategi tersebut terbukti mampu menciptakan kondisi yang lebih kondusif.
Salah satu capaian paling menonjol adalah keberhasilan pengungkapan kasus besar narkotika dengan barang bukti mencapai 3 kilogram. Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polres Sampang dalam memberantas jaringan peredaran narkoba yang berpotensi merusak generasi muda dan memicu tindak kriminalitas.
Operasi pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja intensif aparat kepolisian yang didukung informasi dari masyarakat. Jaringan yang beroperasi di wilayah Sampang berhasil diungkap, sekaligus memberikan peringatan keras bagi pelaku lain bahwa aparat tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika.
“Penegakan hukum harus tegas, tetapi juga diimbangi dengan pendekatan humanis agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga,” ujar AKBP Hartono.
Selain penindakan, pendekatan humanis juga terus diperkuat melalui kegiatan sambang desa dan dialog langsung dengan masyarakat. Kapolres aktif mendengarkan aspirasi warga, berdiskusi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pelajar guna membangun komunikasi yang efektif dan memperkuat sinergi keamanan berbasis masyarakat.
Upaya preventif juga digencarkan melalui edukasi bahaya narkoba kepada generasi muda. Program penyuluhan rutin dilakukan untuk meningkatkan kesadaran sekaligus menekan potensi penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar dan remaja.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, serta partisipasi aktif masyarakat. Program patroli bersama warga dan penguatan pos keamanan berbasis RT/RW menjadi bukti nyata keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Di sisi internal, Polres Sampang juga terus meningkatkan profesionalisme melalui pelatihan anggota, penerapan sistem kerja yang transparan, serta inovasi program preventif. Hal ini menjadikan institusi kepolisian semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan kombinasi ketegasan dalam penegakan hukum dan pendekatan humanis, Sampang kini menunjukkan stabilitas yang lebih baik. Pengungkapan 3 kilogram narkoba tidak hanya menjadi capaian hukum, tetapi juga simbol kepemimpinan yang mampu membangun kepercayaan publik sekaligus memberikan efek jera bagi pelaku kriminalitas.(NH)













